Tampilkan postingan dengan label Poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poem. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 April 2008

Persembunyian Yang Damai

Bait-bait di bawah ini
Sedikit banyak terinspirasi oleh
lirik lagu Imagine - The Beatles
"..you can say I'm a dreamer..."
"...but I'm not the only one..."

***
~Persembunyian Yang Damai~

Aku ingin terdampar di tempat yang jauh dari pelupuk mata, tersembunyi dengan baik.

Dimana aku bisa bernafas sedalam-dalamnya

Menghirup udara perdamaian


Semua entitas mencintai fitrahnya masing-masing

Hati mereka diselimuti cahaya

Sorot mata mereka mencerminkan hati yang suci dengan perhiasan cinta


Aku ingin berjalan melewati sebuah sungai

Merasakan segarnya air yang mengalir ke dalam tenggorokanku

Mencium aroma alam seakan mereka akan memelukku dengan erat.


Aku ingin mengarungi padang rumput yang luas

Duduk dipangkuan rumput dan berbicara dengan bermacam-macam bunga

Melewati hujan dan setetelahnya menggacungkan jari dan menggelitik pelangi


Aku ingin menyusuri pantai yang luas

Berlari mendeburkan pasir ke segala arah

Duduk termenung menyambut sang lembayung


Di tempat itu anak-anak memainkan musik di sore hari

Mereka meniupkan suling mereka bukan dari mulut, tetapi dari hati yang indah

Mereka memetik senar gitar bukan dengan tangan mereka, tetapi dari hati yang anggun

Mereka menkan piano mereka bukan jari-jari mereka, tetapi dari hati yang damai


Akan kusalami pagi dengan kicauan burung mozambik.

Akan kurasakan hari-hari yang begitu cerah dengan insan-insan sepermainan.

Akan kusambut malam bersama kunang-kunang berhiaskan cahaya dan tupai yang berdansa.


Semua manusia saling menghargai

Semua manusia saling mencinta


Udara yang sejuk, aroma dari persaudaraan

Sari pati kedamaian yang merupakan untaian dari ayat-ayat suci…


Tapi semua itu hanya sebuah dambaan kosong.

Setidaknya bukan hanya dambaanku seorang.


*klik~klik~klik*

Sabtu, 19 April 2008

Puisi Surga

Dengan kapasitas TOEFL yang kritis
gue berusaha membuat puisi fiktif ini.
Comment aja.
Kritik harus.
Kalo mau muntah juga gak apa-apa
Hohoho :)

***

A Placed Named Nirvana


In my dream…

Long time ago, I walked in a normal placed named earth.

I just saw an ordinary life.


Now, I walked in a chaostic placed named earth.

It’s filled with arrogant creature named human.

They are so absurd.

Some of them say “I will rule the world”

Some of them say “I would rather life in peace”

And some of them say “I do not care…”


In a placed named earth.

One day I met an old man.

Walking in a crowd.

But he walked to opposite way.

I asked him “Wait, who are you ?”

He said “Who am I ? You just walked above me.”

I was so astonished and said “I just met you, and you said that I walked above you ?”

He said “Look at around !”

I was looking at the crowded people and said “They are so messy!”

I look at the building, they are so huge…

Sky was so black.

Guess what I saw hungry people everywhere.

And rich people that have no mercy.

He said a again “I was so green… I was so peace”

“What! So you are earth. And what happened to you?” I said.

“I am tired…”

“It can’t be!!! So where I can find a better place? A peaceful place

And life in together humanity and love?”


“Go there…”

“Where?”

“There…”

“Where…?”

“Nirvana…”


I woke up.

And that just still a dream for me.




*klik~klik~klik*

Selasa, 15 April 2008

Sky

Based on true experience obviously...

***

"nafas langit''

angin mengiringi aku senja itu
ketika ku berjalan tanpa arah
ini bukannya soal sepi ataupun sendiri
metafora yang indah tapi semu

kupejamkan mata
sesaat... dua saat... tiga saat...
kubuka mata dan kulihat awan yang berbentuk hati
dan ketika itu langitpun bebicara tentang cinta...

-by hariz


*klik~klik~klik*